Pada hari Minggu tanggal 30 September 2012, siswa SMANSA Sungailiat yang merupakan anggota eskul Jurnalistik, Pramuka, Paskibra, KIR dan PMR, dengan didampingi oleh kepala sekolah (Darusman Taufik, red.) dan beberapa orang guru/pegawai, mengadakan penanaman Bakau di Pantai Rebo. Kegiatan ini merupakan salah satu program sekolah yang didanai oleh APBN melalui program partnersip, yang bekerjasama dengan Yayasan IKEBANA.
Musim kemarau yang membuat perjalanan untuk sampai ke
tempat pelestarian alam di tepi pantai rebo tidaklah mudah, tidak membuat
semangat para siswa luntur. Mereka semakin merasa tertantang untuk dapat sampai
ke tempat tujuan dimana mereka akan menanam bakau. Siswa/i sangat antusias, karena langsung
berhubungan dengan lingkungan, bisa menikmati alam luar dan juga dapat
berkumpul, bermain, dan bersendau gurau antara murid kelas X dan XI. Bagi mereka, acara
ini sangat mengasyikkan karena mereka
dapat belajar bagaimana menanam cara bakau dan suatu saat mereka dapat
merasakan manfa’at dari pohon bakau yang mereka tanam.
Seperti yang disampaikan oleh oleh ketua yayasan IKEBANA
(Ervawi, red.) bahwa dengan menanam bakau yang dilakukan oleh siswa/i pada hari
ini, dapat menjadi suatu ladang amal dikemudian hari dari do’a orang-orang yang
akan merasakan manfaat dari penanaman bakau ini. Pembina OSIS (Aswin, red.) mengatakan bahwa acara penanaman bakau ini sangat baik dan bernilai positif, karena siswa pun dapat belajar bagaimana caranya
menanam bakau dengan baik dan benar.
Kepala sekolah sangat mendukung kegiatan penanaman bakau
ini. Karena kegiatan seperti ini dapat menghindarkan siswa dari
perbuatan-perbuatan negatif (seperti tawuran yang dilakukan oleh siswa/i yang
ada di kota besar). Beliau berpesan agar kegiatan positif seperti yang
dilakukan siswa/i hari ini (30/9) dapat dilakukan oleh siswa/i dari kegiatan
ekskul yang lain, karena manfaat dari menanam pohon bakau ini sangatlah banyak.
Selain dalam
mengurangi abrasi pantai,
tanaman
bakau merupakan tempat ekosistem hewan air
misalnya ikan, udang dan kepiting remangok (kepiting air tawar).
Jumlah bakau yang ditanam pada hari ini sebanyak 300 bibit
bakau, dibantu oleh Mang Kalo
sebagai orang yang sangat berjasa dalam merawat dan melestarikan tanaman bakau
yang telah ditanam di daerah ini.
Kegiatan pelestarian alam yang dilakukan oleh siswa
SMANSA Sungailiat ini diakhiri dengan acara membakar ikan dan
makan bersama. (Tim).
0 komentar:
Posting Komentar